Grup C : Italia


Italia
09/06/08 vs Belanda
13/06/08 vs Rumania
17/06/08 vs Prancis

Stok Pemain
Kiper
: Christian Abbiati, Marco Amelia, Gianluigi Buffon, Gianluca Curci.
Belakang : Andrea Barzagli, Daniele Bonera, Fabio Cannavaro, Giorgio Chiellini, Dario Dainelli, Fabio Grosso, Marco Materazzi, Alessandro Nesta, Massimo Oddo, Christian Panucci, Manuel Pasqual, Max Tonetto, Cristian Zaccardo, Gianluca Zambrotta.
Tengah : Massimo Ambrosini, Alberto Aquilani, Mauro Camoranesi, Daniele De Rossi, Gennaro Del Vecchio, Aimo Diana, Pasquale Foggia, Gennaro Gattuso, Marco Marchionni, Stefano Mauri, Simone Perrotta, Andrea Pirlo, Franco Semioli.
Depan : Antonio Cassano, Alessandro Del Piero, David Di Michele, Antonio Di Natale, Alberto Gilardino, Vincenzo Iaquinta, Filippo Inzaghi, Cristiano Lucarelli, Raffaele Palladino, Fabio Quagliarella, Tommaso Rocchi, Luca Toni.

Road to Final (H : Home, A : Away)
02/09/06 vs Lithuania (H) 1 - 1
06/09/06 vs Prancis (A) 1 - 3
07/10/06 vs Ukraina (H) 2 - 0
11/10/06 vs Georgia (A) 3 - 1
28/03/07 vs Skotlandia (H) 2 - 0
02/06/07 vs Kep Faroe (A) 2 - 1
06/06/07 vs Lithuania (A) 2 - 0
08/09/07 vs Prancis (H) 0 - 0
12/09/07 vs Ukraina (A) 2 - 1
13/10/07 vs Georgia (H) 2 - 0
17/11/07 vs Skotlandia (A) 2 - 1
21/11/07 vs Kep Faroe (H) 3 - 1

Pelatih Roberto Donadoni
Sebuah pertaruhan ketika Roberto Donadoni ditunjuk melatih Italia usai tim ini merebut Piala Dunia 2006. Mantan gelandang Italia ini menggantikan Marcello Lippi. Di bawah kendalinya, nyaris saja Italia tumbang di Kualifikasi Euro 2008. Sempat seri dengan Lithuania dan kalah dari Prancis.
Donadoni menekuni profesi pelatih sejak 2001 ketika menangani klub Serie C, Calcio Lecco 1912. Ia kurang serius, sering berhenti di tengah musim kompetisi, lalu kembali, dan membawa klub itu ke urutan kesembilan klasemen di akhir musim.
Dari Calcio Lecco, Donadoni pindah ke AS Livorno Calcio (Serie B), dan membawanya ke peringkat 10 klasemen sebelum pindah ke Genoa 1893. Di klub ini, ia dipecat sesudah tiga pertandingan, dan direkrut Livorno pada Januari 2005.
Klub asal Tuscany ini bergerak dari urutan kesembilan ke papan enam. Setelah itu, Donadoni memilih mundur karena tidak terjadi kesepakatan dengan presiden klub. Inilah pekerjaan sebagai pelatih yang terakhir sebelum menjadi pelatih Italia.
Sebagai pemain, Donadoni pernah 63 kali membela Italia. Ia pernah gagal mencetak penalti saat Italia kalah dari Argentina di semifinal Piala Dunia 1990, dan menjadi penonton ketika final melawan Brasil di Piala Dunia 1994.
Ia memulai debut bersama klub Serie A, Atalanta BC sebelum bergabung dengan AC Milan pada 1986. Donadoni menjadi salah satu kunci kemenangan Milan ketika lima kali menjuarai Serie A pada 1988, 1992, 1993, 1994, dan 1996.
Lalu, saat Milan merebut gelar tiga kali Piala Champions (1989, 1990, 1994). Dalam melatih, ia banyak mendapat inspirasi dari pelatih Arrigo Sacchi dan Fabio Capello. Sebelum pensiun dari pemain bola, Donadoni pernah bermain bersama klub New York/New Jersey MetroStars di Amerika Serikat dan Al Ittihad, Arab Saudi.

Reputasi Tim
Italia memenangkan Euro 1968, mengalahkan Yugoslavia 2-0 di ulangan final sesudah bermain 1-1 di Stadio Olimpico, Roma. Dalam tanding ulang itu, Angelo Domenghini mencetak gol menit 80 setelah Italia tertinggal 1-0 lewat gol Dragan Dzajic menit 39. Dua hari kemudian, Italia membuat skor sempurna 2-0 melalui Luigi Riva dan Pietro Anastasi.
Di kancah Euro Cup, Italia selalu lolos ke babak empat besar. Hingga Kualifikasi Euro 2008, tim ini telah memainkan 111 pertandingan, 59 kali menang, 35 kali seri, dan 17 kali kalah, dengan memasukan 175 gol dan kemasukan 77 gol.

Prakiraan Taktik
Grafik permainan Italia nyaris tak berubah, selalu mengalami start buruk di awal kompetisi. Hanya meraih satu poin dari dua laga pertama. Pelatih Roberto Donadoni tetap santai, dan memang, grafik Italia perlahan merangkak. Bahkan, akhirnya memuncaki klasemen grup usai Kualifikasi Euro 2008.
Dua bulan setelah juara Piala Dunia 2006, Italia kalah 1-3 dari Prancis, seri 1-1 dengan Lithuania. Donadoni belum dapat melepaskan bayang-bayang Marcello Lippi, dan para pemain masih beradaptasi dengan formasi 4-3-3 pilihannya. Formasi dipilih menyusul mundurnya Alessandro Nesta dan Francesco Totti.
Kalau tidak cedera, Donadoni lebih suka memasang kiper Gianluigi Buffon. Dua bek bertahan membantunya, yakni Fabio Cannavaro dan Marco Materazzi. Keduanya dibantu empat bek lain, seperti Christian Panucci yang bersaing dengan Massimo Oddo untuk bek kanan, sementara Gianluca Zambrotta, bisa diletakkan di kanan atau kiri jika Fabio Grosso tetap menjadi opsi lain.
Bagian tengah, Donadoni meneruskan pilihan Lippi, dengan menempatkan Massimo Ambrosini. Gelandang bertahan ini biasanya mendapat tandem Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso.
Keduanya adalah motor serangan klub AC Milan. Paduan lain adalah duet gelandang Daniele De Rossi dan Simone Perrotta dari AS Roma, yang sebenarnya tak kalah kualitas.
Kalau ingin netral, bisa saja Donadoni memainkan Mauro Camoranesi, yang dibantu dua pemain tengah berbakat seperti Riccardo Montolivo dan Alberto Aquilani. Dengan Luca Toni sebagai striker, Camoranesi memberikan keuntungan jika Donadoni menempatkannya di sayap kanan, dibantu Antonio Di Natale di sayap kiri.
Lini depan Italia saat ini dianggap cukup memadai karena ada juga nama striker Fabio Quagliarella dan Vincenzo Iaquinta. Keduanya memang harus membuktikan diri, apalagi menjelang final Euro 2008, kiprah Filippo Inzaghi dan Alessandro Del Piero di klubnya semakin menjanjikan.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama