Grup B : Kroasia


Kroasia
08/06/08 vs Austria
12/06/08 vs Jerman
16/06/08 vs Polandia

Stok Pemain
Kiper
: Mario Galinovic, Stipe Pletikosa, Vedran Runje, Marin Skender.
Belakang : Marijan Buljat, Vedran Corluka, Dino Drpic, Dario Knezevic, Robert Kovac, Goran Sabljic, Anthony Seric, Dario Simic, Josip Simunic, Hrvoje Vejic.
Tengah : Marko Babic, Niko Kovac, Niko Kranjcar, Jerko Leko, Marijo Mandzukic, Luka Modric, Danijel Pranjic, Ivan Rakitic, Milan Rapaic, Darijo Srna, Jurica Vranjes, Ognjen Vukojevic.
Depan : Eduardo da Silva, Bosko Balaban, Igor Budan, Nikola Kalinic, Ivan Klasnic, Ivica Olic, Mladen Petric.

Road to Final (H : Home, A : Away)
06/09/06 vs Rusia (A) 0 - 0
07/10/06 vs Andorra (H) 7 - 0
11/10/06 vs Inggris (H) 2 - 0
15/11/06 vs Israel (A) 4 - 3
24/03/07 vs Macedonia (H) 2 - 1
02/06/07 vs Estonia (A) 1 - 0
06/06/07 vs Rusia (H) 0 - 0
08/09/07 vs Estonia (H) 2 - 0
12/09/07 vs Andorra (A) 6 - 0
13/10/07 vs Israel (H) 1 - 0
17/11/07 vs Macedonia (A) 0 - 2
21/11/07 vs Inggris (A) 3 - 2

Pelatih Slaven Bilic
Posisinya sedang di atas angin. Tim yang dibesutnya, Kroasia, merebut puncak klasemen Grup E di Kualifikasi Euro 2008. Pelatih Slaven Bilic telah membuktikan kepada negaranya sejak ditunjuk melatih pada Juli 2006.
Waktu itu, usianya 37 tahun, dan Bilic, mantan pemain belakang ini, sekarang memuji timnya. “Ini salah satu tim nasional terbaik yang pernah saya lihat dalam kurun lima tahun terakhir,” katanya.
Sarjana Hukum itu menjadi pelatih HNK Hajduk Split pada musim 2002/03. Bilic kembali ke kota asalnya setelah beberapa tahun bermain di luar negeri.
Ia ditunjuk menangani tim Kroasia U-21 pada 2004 dan menjuarai klasemen grup dalam Kualifikasi UEFA European U-21 tahun 2006. Sayang, saat play-off dikalahkan Serbia-Montenegro.
Ketika menjadi pemain, Bilic pernah menjalani operasi punggung dan absen dari pertandingan. Ia menghabiskan enam tahun di Hajduk sebelum pindah ke klub Bundesliga, Karlsruher FC pada 1993/94. Lalu, West Ham United FC memboyongnya dengan nilai transfer 2,3 juta euro pada Januari 1996.
Penampilannya di kompetisi Inggris membawanya ke tim nasional Kroasia di Euro 1996. Kroasia mencapai perempat final. Everton FC memanggilnya dengan kontrak 6,6 juga euro pada Maret 1997. Namun, Bilic menolak meninggalkan West Ham.
Bilic membela Kroasia 44 kali, dengan prestasi terbaik saat menggapai tempat ketiga di Piala Dunia 1998. Selama 1999/2000, ia kembali ke kota asalnya, Hajduk dan penggemarnya dapat melihat gairahnya bermain gitar dalam musik heavy metal bersama band yang dibentukan, Rawbau.

Reputasi Tim
Performa terbaik Kroasia direguk saat Euro 1996. Tim ini mengumpulkan 23 poin dari 10 pertandingan. Kroasia membekuk Denmark (3-0), Turki (1-0) dan mengalahkan Portugal (3-0). Langkahnya terhadang Jerman di perempat final. Kroasia kalah 2-1. Sejak lepas dari Uni Sovyet, Kroasia baru sekali gagal, yakni ke final Euro 2008. Hingga Kualifikasi Euro 2008, tim ini telah memainkan 47 pertandingan, menang 28 kali, seri 7 kali dan kalah 8 kali, dengan memasukan 86 gol dan kemasukan 38 gol.

Prakiraan Taktik
Secara dramatis, Kroasi melaju ke final Euro 2008. Pelatih Slaven Bilic mampu meramu segenap bakat pemainnya, seperti Eduardo da Silva, Luka Modric dan Vedran Corluka. Seiring masuknya pemain baru, Bilic sangat suka menerapkan formasi tradisional Kroasia, yakni 3-5-2 dan kadangkala memainkan 4-4-2.
Dengan formasi ini, Bilic menempatkan pemain berpengalaman seperti Robert Kovac dan Dario Simic sebagai bek kiri dan Josip Šimunic di kanan. Kapten Niko Kovac biasanya bertugas menjadi gelandang bertahan, dan di depannya ada bintang muda Kroasia, Modric.
Kalau tidak ada halangan, bagian tengah menjadi urusan Niko Kranjcar. Selain di sayap kiri, ia bisa beroperasi sebagai jantung tim. Sedangkan, Danijel Pranjic dan Ivica Olic menjadi motor serangan.
Bilic juga memiliki tenaga lain, yakni Jerko Leko dan Ognjen Vukojevic. Hanya saja, mereka perlu belajar dari Darijo Srna, yang dikenal piawai menyerang sekaligus mengumpan akurat.
Saat ini, Bilic menunggu kembalinya Eduardo. Pemain kelahiran Brasil itu selama ini menempati lini depan bersama Mladen Petric. Opsi striker Kroasia cukup banyak, karena ada Bosko Balaban, Igor Budan dan pemain muda, Nikola Kalinic dan Mario Mandzukic. Dengan stok pemain seperti ini, sangat mungkin Bilic memainkan formasi 4-3-3.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama