
Swedia
10/06/08 vs Yunani
14/06/08 vs Spanyol
18/06/08 vs Rusia
Stok Pemain
Kiper : John Alvbage, Andreas Isaksson, Rami Shaaban.
Belakang : Mikael Antonsson, Matias Concha, Mikael Dorsin, Erik Edman, Andreas Granqvist, Petter Hansson, Teddy Lucic, Daniel Majstorovic, Olof Mellberg, Fredrik Stenman, Karl Svensson, Max von Schlebrugge.
Tengah : Niclas Alexandersson, Daniel Andersson, Stefan Ishizaki, Andreas Johansson, Kim Kallstrom, Sebastian Larsson, Tobias Linderoth, Fredrik Ljungberg, Mikael Nilsson, Anders Svensson, Christian Wilhelmsson.
Depan : Marcus Allback, Kennedy Bakircioglu, Fredrik Berglund, Johan Elmander, Zlatan Ibrahimovic, Rade Prica, Markus Rosenberg.
Road to Final (H : Home, A : Away)
02/09/06 vs Latvia (A) 1 - 0
06/09/06 vs Liechtenstein (H) 3 - 1
07/10/06 vs Spanyol (H) 2 - 0
11/10/06 vs Islandia (A) 2 - 1
28/03/07 vs Irlandia Utara (A) 1 - 2
02/06/07 vs Denmark (A) 3 - 0
06/06/07 vs Islandia (H) 5 - 0
08/09/07 vs Denmark (H) 0 - 0
13/10/07 vs Liechtenstein (A) 3 - 0
17/10/07 vs Irlandia Utara (H) 1 - 1
17/11/07 vs Spanyol (A) 0 - 3
21/11/07 vs Latvia (H) 2 - 1
Pelatih Lars Lagerback
Sebuah prestasi dari Lars Lagerback ketika membawa Swedia menempati posisi kedua klasemen Grup F di Kualifikasi Euro 2008. Ini prestasi kedua sejak Lagerback menggantikan pelatih lama, Tommy Soderberg, yang mundur usai Euro 2004.
Lagerback sendiri adalah orang kepercayaan Soderberg. Keduanya pernah bekerjasama selama dua tahun. Soderberg dikenal sebagai ahli strategi sedangkan Lagerback menerjemahkan keinginan rekannya itu.
Sayang, hasil di Euro 2000 mengecewakan, lalu lolos ke Piala Dunia 2002, tersingkir di babak kedua karena dikalahkan Senegal. Pada Euro 2004, frustrasi publik Swedia semakin meningkat setelah kalah adu penalti lawan Belanda di perempat final.
Sesudah kepergian Soderberg, Lagerback merekrut Roland Anderson sebagai asistennya. Keduanya membawa Swedia ke Piala Dunia 2006 sebelum berhenti di tempat kedua klasemen grup yang berisi Inggris, Paraguay dan Trinidad & Tobago. Langkah Swedia terhenti di babak kedua, kalah 0-2 dari tuan rumah Jerman.
Lahir Juli 1948, Lagerback hanya tampil di sejumlah klub kecil ketika menjadi pemain. Misalnya, di Alby FF dan Gimonas CK. Ia memilih menjadi pelatih sejak 1977 di Kilafors IF.
Sesudah menghabiskan waktu di klub Arbra BK dan Hudiksvalls ABK, Lagerback ditunjuk menangani tim muda Swedia tahun 1990. Ia membesut tim dari 1990 hingga 1995, sebelum melatih tim nasional B dan bekerja bersama Soderberg.
Reputasi Tim
Swedia mencapai perempat final Euro 2004.Tersingkir karena kalah adu penalti lawan Belanda. Kedua tim bermain seri 0-0 walau sudah melakukan perpanjangan waktu. Di kualifikasi, Swedia menghajar Bulgaria 5-0, seri 1-1 lawan Italia dan 2-2 lawan Denmark.
Tiket ke Euro 2004 sudah digenggam. Namun di Stockholm, Latvia mempermalukannya 1-0. Swedia, dalam 7 pertandingan, akhirnya menang 5 kali, 2 kali seri dengan mencetak 19 gol dan kemasukan 2 gol.
Sebagai tuan rumah Euro 1992, Swedia berhasil menerobos semifinal. Sebagai juara grup, Swedia menggulung Denmark 1-0 dan Inggris 2-1 sesudah main imbang 1-1 lawan Prancis di Rasunda Stadium. Di semifinal, Jerman menundukkan Swedia, 3-2.
Lolos ke Euro 2008, berarti Swedia untuk kelima kalinya menjadi peserta turnamen ini. Hingga Kualifikasi Euro 2008, Swedia telah memainkan 92 pertandingan, 43 kali memang, 24 kali seri, 25 kali kalah, dengan memasukan 137 gol dan kemasukan 91 gol.
Swedia tidak mengikuti kejuaraan level Eropa ini pada 1960. Namun, tim ini mencatat rekor kemenangan 5-0 sebanyak 5 kali selama kompetisi. Rekor gol terbanyak dibukukan 7 Juni 2003 saat mengalahkan San Marino 6-0 di Serravalle. Pemain Mattias Jonson mencetak hat-trick.
Prakiraan Taktik
Setelah memastikan lolos ke Euro 2008, pelatih Lars Lagerback kemungkinan melakukan perubahan tim. Ini harus dilakukan walau sejumlah pemain tua seperti Mikael Nilsson, Anders Svensson, Olof Mellberg dan Daniel Majstorovic, masih cukup menjanjikan perannya.
Swedia sudah pasti tampil tanpa striker Henrik Larsson karena mengundurkan diri dari karier internasional. Posisinya sementara menjadi milik Zlatan Ibrahimovic. Konsistensi Ibra membuatnya dipercaya dan diberi opsi tandem dengan Johan Elmander atau striker veteran, Marcus Allback.
Dalam beberapa tahun terakhir, Swedia terus meningkatkan ketajaman lini depan. Masuknya Fredrik Ljungberg dan Christian Wilhelmsson membuat Swedia mengoptimalkan serangan dari sayap. Gaya Swedia adalah sabar, kerja sama tim, dan berani bekerja keras. Tim ini memainkan bola dari kaki ke kaki sebelum memecah pertahanan lawan.
Tobias Linderoth adalah salah satu pemain penting Swedia di lini tengah. Ia mampu berperan melindungi empat bek di belakangnya, dan ahli mematahkan serangan lawan. Yang mencemaskan Lagerback adalah performa kiper Andreas Isaksson, karena kurang dioptimalkan di klubnya, Manchester City.